Clay

CLAY

Availabel Variant

             Clay atau yang biasa kita sebut tanah liat atau lempung, merupakan senyawa kimia complex yang sebagian besar terdiri dari senyawa aluminat & silikat serta sebagian kecil senyawa lain seperti magnesium oxide, feri oxide, calcium oxide, dan lain-lain. Terbentuk diatas permukaan bumi dimana udara dan air berinteraksi dengan mineral silikat selama ribuan tahun, kemudian memecahnya menjadi lempung.

Clay termasuk kelompok mineral non logam, memiliki struktur Kristal yang sangat kecil, yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop electron. Berdasarkan struktur kristal dan variasi komposisinya, clay dibedakan menjadi  beberapa jenis mineral lempung.

Ditinjau secara struktur kristal atom, terdapat dua jenis struktur kristal mineral lempung, yakni struktur Tetrahedron / Silica sheet, merupakan gabungan dari silica sheet dan struktur Oktahedron, yang merupakan gabungan dari alumina sheet.

Dalam dunia perdangan kita mengenal beberapa tipe mineral lempung, diantaranya adalah: White Clay, Ball Clay, Brown Clay / common clay, Red Clay, Bentonit, Kaolin Fire clay, Fuller’s earth.

Pada aplikasinya, clay banyak digunakan pada industri keramik, pupuk, pengeboran minyak, industri semen, dsb.